Meracik Naskah Tulisan yang Rapi

 


Profil Narasumber

Malam ini belajar lagi, selalu mendapatkan sesuatu yang baru dari pengalaman tulis menulis para narasumber hebat. Malam ini edisi belajar bersama bapak Yulius Roma Patandean, S.Pd., putra Tana Toraja, 6 Juli 1984. Lulusan S1 Pendidikan Bahasa Inggris di Universitas Kristen Indonesia Toraja (2007). Pendidikan S2 di Institut Agama Kristen Negeri Toraja (2019 - Sekarang). Saat bekerja sebagai tenaga pengajar di UPT SMAN 5 Tana Toraja, Prov. Sulawesi Selatan. Pernah menjadi pengajar tidak tetap di Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Indonesia Toraja, Tutor Universitas Terbuka dan Fasilitator Belajar Yayasan Trampil Indonesia.

 Karya berupa buku



Guru Menulis Guru Berkarya (Penerbit Eduvation, 2020); 

Digital Transformation: Generasi Muda Indonesia Menghadapi Transformasi Dunia (Penerbit ANDI, 2020)

Flipped Classroom (Penerbit ANDI, 2020).

Dua buku terakhir adalah buku yang ditulis bersama Prof. Richardus Eko Indrajit (Rektor Universitas Pradita, Ketua PGRI Smart Learning and Character Center). 

Tekhnis Menulis yang Rapi

Pak Roma menjelaskan tata Cara membuat daftar isi, kutipan dan daftar pustaka.

Dapat disimak di link YouTube beliau

https://youtu.be/eePQwyHAcjw

Penulisan Indeks:

Penulisan indeks digunakan untuk memudahkan pembaca menemukan istilah yang disebutkan dalam buku. Khusus untuk naskah yang diajukan ke penerbit mayor, seperti penerbit ANDI, indeks tulisan sebaiknya dibuat. (2) Jika menggunakan *citation/footnote*, copy paste full, apalagi jika pendapat para tokoh besar, lalu silahkan di interpretasikan atau di sederhanakan.









Tips Menulis ala pak Roma 

 Menulis yang paling sederhana adalah menulis sedikit-demi sedikit, walaupun hanya berupa coretan-coretan outline tentang apa yang menjadi minat kita. Terkait fakta, sebaiknya ada dalam bentuk contoh penerapan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga teori yang kita tulis ada contoh praktisnya. Pak Roma memulai mengajar rekan-rekan di sekolahnya untuk mulai menulis, dimulai dari yang sederhana cerpen kehidupan sehari-hari dan puisi.

Prinsip pak Roma  dalam menulis, jangan takut salah, nikmati saja alurnya, karena kalimat-demi kalimat yang kita tuliskan pada akhirnya akan saling terkait satu sama lain menghasilkan sebuah makna.

" Hasilkanlah tulisan yang elegan lewat naskah yang rapi. Setiap tulisan yang kita buat memiliki makna dan nilai. Padukanlah tulisan dari kutipan-kutipan dengan ide-ide kita seperti memadukan gula dan kopi disiram air panas. Air panasnya adalah teknik menulis otomatis yang membuat jiwa kita makin memanas menghasilkan karya selanjutnya". ( Yulius Roma Patandean, S.Pd)


Subscribe to receive free email updates:

11 Responses to "Meracik Naskah Tulisan yang Rapi"

  1. Luar biasa pak Roma, semoga dapat terus berbagi ilmunya kepada kita semuanya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ilmu yang sangat bermanfaat, saya sudah praktikan om

      Hapus
  2. Resumenya cepat dan menarik...

    BalasHapus
  3. Mantul resumenya, luarbiasa semangatnya bu..

    BalasHapus
  4. Saya sangat setuju dengan penyataan pak Yulius, tulislah hal - hal yang sederhana dan dari kehidupan sehari - hari, selanjutnya supaya tulisan kita lebih "bernyawa" dikomperasikan dengan data. Sangat setuju dengan beliau.

    Apa yang disampaikan oleh beliau mengingatkan saya pada seorang teman blogger, saya menyebutnya mbak Rey, seorang ibu dua anak yang sangat produktif dalam menulis. Satu hari minimal satu artikel di blognya, tulisannya lebih dari 1000 kata semua.

    Apa yang belau tulis tentang kesehariannya sebagai seorang ibu dan istri, namun tidak memberi kesan curhat tanpa faedah karena selalu dilampirkan dengan data dan analisis deskripsi.

    Jadi setuju sekali dengan pernyataan pak Yulius di atas.

    Apresiasi juga dengan semangat yang dimiliki oleh mbak Susi, kemauan untuk belajar sangat luar biasa. Seperti memberi besan diisi sebelum memberi belajar sebelum mengajar dan seorang pelajar sejati belajar hingga akhir hayat. Salut sama mbak susi dan pak Yulius, guru - guru hebat, pembelajar sejati.

    Tetap semangat dan terus berkarya ya.

    Oh ya mbak Susi, halaman statisnya sengaja dibuat kosong atau...?

    BalasHapus
    Balasan
    1. terimaksih pak martin, bapak ini memang hobi nulis. kasih komentar nggak pernah singkat he he. halaman statis senagaja kosong biar pembaca penasaran dan mau membuka link youtubenta bapak yulius.

      Hapus